Tempeh Making
Workshop offline membuat tempe kedelai lokal menggunakan ragi tradisional.
Cover
1 Event
0 Topic
0 Video
0 Modul
Gastronomi Indonesia yang bisa didefinisikan sebagai sebuah proses fermentasi kedelai atau kacang-kacangan. Penelusuran sejarah tempe konon berasal dari Klaten sejak abad ke-16 dan terdokumentasikan dalam Serat Centhini. Tempe pertama kali terbuat dari kedelai hitam.

Tempe bisa diproses secara tradisional dan alami. Menggunakan ragi jenis dedaunan tertentu dan menggunakan kacang/kedelai lokal.

Hanya dengan Rp 200.000 dapatkan banyak benefit berupa:
  1. Sesi praktik (hands-on workshop) dan diskusi
  2. Alat dan bahan disediakan penyelenggara
  3. Hasil workshop bisa dibawa pulang
  4. Sajian tempe koro
  5. Gratis kit membuat tempe senilai Rp 30.000 yang bisa dibawa pulang
  6. Modul interaktif yang bisa diakses di website Sekolah Inovasi Pangan
Kelas akan dipandu langsung oleh Master Tempe, Bu Cicil (produsen tempe kedelai lokal Tjah Dhampit). Dapatkan knowledge dan praktik:
  • Membuat ragi tradisional menggunakan daun waru
  • Membuat tempe berbahan kedelai lokal Non-GMO (Kacang hijau/Kedelai hitam)
Cukup registrasi dan hadir ke lokasi workshop. Berikut langkah yang perlu dilakukan untuk mengikuti kelas ini:
  1. Klik tombol Berlangganan di Course Cheese Making
  2. Selesaikan proses pembayaran
  3. Booking jadwal kelas yang ingin diikuti di link yang tertera di page kelasnya
  4. Pastikan hadir ke lokasi sesuai jadwal yang dipilih
Kelas ini tersedia di hari Sabtu pertama setiap bulan, untuk menemani weekend Anda !
Butuh bantuan?
Kami siap menjawab pertanyaan Anda